• Diam

    Saat malam berhiaskan bintang
    Memberikan cahaya terang benderang
    Tapi, mengapa kau diam?
    Diam dalam kegelapanmu itu
    Saat lelucon menggugah suasana
    Memancing tawa yang menyimaknya
    Tapi kau tetap saja diam?
    Apa kau tidak mengerti?
    Saat petikan gitar mengundang melodi
    Menggugah suasana hati yang mendengarnya
    Mengapa kau tetap saja diam?
    Apa kau sudah tak punya hati?
    Saat kesedihan datang tak diundang
    Memaksa air mata berliang di pipi
    Apa tanggapanmu?
    Kau hanya diam
    Apa kau sudah tak punya perasaan?
    Apa kau sudah tak punya air mata?
    Saat nyanyian megah, gagah
    Menyebarkan semangat bagai api yang berkobar
    Kau? Kau hanya diam?
    Apa kau sudah tak punya semangat?
    Kau hanya bisa diam, diam, dan diam
    Apa kau buta? Tuli? Bisu?
    Kau hanya bisa diam dalam kebekuanmu
    Diam dalam kekosonganmu
    Diam dalam keputus asaanmu
    Diam dalam penyesalanmu
    Apa kau yang seperti itu yang ku kenal?
    Apa kau yang hanya bisa diam saja yang selalu mengisi hariku?
    Mana ekspresinya?
    Ayo! Tertawalah!
    Marahlah!
    Menangislah!
    Hidupmu masih panjang
    Harapanmu masih di depan mata
    Bulan pun masih dapat kau capai
    7 samudra pun masih dapat kau arungi
    Berdirilah!
    Kau bisa! Kau mampu!
    Kau mampu mencapai semua impianmu
    Aku percaya itu
    Percayalah!
    Percayalah kawanku!

0 komentar: