Seorang gadis
Yang memandang alam, menatap bintang
Matanya teduh
Tapi salah
Hatinya rapuh terkikis angan
Lamunannya jauh menembus cakrawala
Ia selalu teringat suatu peristiwa
Saat hatinya telah hancur
Persahabatan yang dirajutnya
Tiba-tiba hilang tanpa bekas
Meski tiga tahun telah berlalu
Bayang-bayang itu masih jelas
Pengkhianatan yang memudarkan senyumnya
Ia mulai ragu pada sahabat
Takut terulang dan hatinya ‘kan rapuh lagi
Ia terus berangan
Matanya menerawang semakin jauh
Terlihat wajah sahabat kecilnya menyapa
Hiasan matanya menetes
Begitu pedih dan hampa
Kisah ini tak ‘kan kuumbar lagi
Biarlah menjadi kisah
Yang menari bebas di hatinya
Dan biarlah dia menatap bintang
Dengan sisa asanya
By Agil Isti N.
0 komentar:
Post a Comment