• Neraka alam

    Purnama bersembunyi dalam gelap awan
    Seperti malu pada nyanyian alam
    Seperti tersipu rayuan desir angin
    Atau seperti takut akan heningnya malam ini

    Jangkrik-jangkrik tak berdendang mendampingi sang rembulan
    Jangkrik-jangkrik itu kemana?
    Karena sumbangkah mereka malu pada bulan?
    Karena jelekkah rupa mereka?
    Atau karena aku?

    Kodok-kodok gemuk itu tak bersuara
    Kemana mereka?
    Tidurkah?
    Lelahkah mereka mengiringi malam?
    Atau karena aku?

    Malam terus bergulir
    Angin-angin terus berhembus
    Mengembunkan udara dari corong-corong itu
    Air pekat tak enak
    Apa ini?
    Kemana segarnya air itu pergi?
    Kemana sejuknya embun pagi?
    Malaskah mereka keluar?
    Jenuhkah mereka melihat dunia?

    Krak..
    Apa itu?
    Pohon tergolek lemas tanpa daya
    Mati dibantai oleh sekelompok makhluk-makhluk sok berkuasa
    Apa salah mereka?

    Bukit-bukit gosong terpanggang surya
    Menangis perih meminta kasih
    Tulikah engkau?
    Butakah?

    Tertawa mereka golongan makhluk sok berkuasa
    Ha..ha.. ha..
    Biarkan saja mereka sengsara
    Yang penting kita makmur
    Tentram
    Kaya…

    Dasar bodoh!
    Apa guna semua itu?
    Percuma tulang kau banting
    Percuma peluh kau timba hingga kering
    Percuma kau timang benda yang membuat hijau matamu

    Apalah dayamu wahai orang-orang bodoh
    Kau rusakkan semua hijau zamrudku
    Kau terlalu buta untuk melihat kotornya embun pagi
    Kau terlalu tuli mendengar jerit jangkrik dan kodok-kodok
    Yang sekarang terbaring lemah
    Menghirup corong-corong kotormu
    Menelan busuk racunmu
    Mendengar dendang sumbang suaramu
    Menangis..
    Merintih..

    Perlukah aku bawa palu?
    Kupukul hatimu biar pecah
    Biar nuranimu tahu tangis alam karena ulahmu
    Kucolok saja matamu biar kau lihat hitamnya zamrudku
    Bersihkan kupingmu dari korok-korok itu
    Biar kau bisa mendengar lolongan-lolongan
    Tentang jerit purnama rembulan
    Teriakan awan-awan pekat yang melayang terbang
    Angin yang mendesirkan isak-isak udara
    Gemericik air yang kenyang menelan racunmu
    Dendang kodok-kodok malam yang rindu ketenangan
    Derik jangkrik yang mengiringi nyanyian alam

0 komentar: